Wednesday, May 26, 2010 at 11:02am
(by : Nurul Candrasari Masykuri)
Salah satu sifat "RAHASIA" yang dikandung dalam PEMILIHAN UMUM sungguh membuka PELUANG DAN RUANG untuk di jadikan sebuah permainan kotor dari jual beli suara'
sebagai ilustrasi di sebuah desa aku pernah bertanya kepada Seorang Ibu' :
"Ibu nanti dalam PEMILU Ibu siapakah yang akan ibu PILIH???
Jawab sang Ibu :
"BUKANKAH ITU SEBUAH RAHASIA ??" , JADI YA SAYA AKAN MERAHASIAKANNYA...
dan akupun tak mendesaknya karena memang PEMILU di INDONESIA salah satu sifatnya "RAHASIA'
Dalam pandangaku ketika sebuah ajang pesta DEMOKRASI di PEMILU berlangsung ternyata masih saja bersifat RAHASIA akan memiliki peluang dan ruang "NEGATIF"
Di setiap PEMILU dapat kita saksikan selalu nampak sejumlah permasalahan penggelembungan suara atau dapat membeli suara di tingkat perhitungan suara, dan semua ini dikarenakan para pembeli suara meyakini ada peluang dan ruang dalam kata "RAHASIA" maka dengan mudah untuk di manipulasi dan di rubah sesuai PARTAI yang memiliki dana untuk membeli suara di sebuah KOTAK SUARA..
mereka para pembeli suara meyakini "Siapa yang akan tahu tahu andai dirubah..karena bersifat
"R A H A S I A..!!!"
Seharusnya kata RAHASIA dirubah menjadi "TERBUKA" ...
bukankah ini akan lebih "FAIR" dan jelas bagi setiap WARGA NEGARA memiliki kebebasan untuk menentukan pilihannya tanpa intervensi, atau ketergantungan dari siapapun..sehingga SUDAH WAKTUNYA DIRUBAH MENJADI BERSIFAT "TERBUKA"


Tidak ada komentar:
Posting Komentar